Minggu, 08 April 2018

Museum Satria Mandala Jakarta

Ada banyak cara untuk menghabiskan waktu pada saat akhir pekan di Jakarta, salah satunya adalah dengan mengunjungi museum untuk mengenang dan mempelajari sejarah. Salah satu museum yang rekomended untuk dikunjungi adalah museum Satria Mandala. Museum ini menyimpan sejarah tentang berdirinya Tentara Nasional Indonesia dimulai sejak jaman perebutan kemerdekaan dari penjajah. Museum ini juga menyimpan koleksi pribadi para tokoh TNI dan juga persenjataan yang digunakan oleh TNI pada masa perebutan kemerdekaan RI.
SkyHawk Koleksi Museum Satria Mandala
Museum ini terletak di Jalan Gatot Subroto Jakarta dan menempati areal yang cukup luas baik indoor maupun outdoor. Biaya masuk museum ini sangat murah, yakni Rp2.500 per orang. Adapun lokasi pembelian tiket terletak di bagian depan gedung utama museum. Memasuki areal gedung, pengunjung akan disuguhi replika teks proklamasi berukuran besar yang terpatri di salah satu sisi dinding. Di ruang pertama ini juga terdapat koleksi lambang angkatan perang yang dimiliki oleh TNI, mulai dari TNI AL, TNI AU, TNI AD dan Polri.
Pintu Masuk ke Gedung Museum Satria Mandala
Teks Proklamasi Kemerdekaan RI
Setelah dari ruang utama, pengunjung diarahkan untuk melihat koleksi selanjutnya melalui sebuah lorong penghubung. Di kiri dan kanan lorong dipamerkan diorama perang yang pernah melibatkan rakyat Indonesia melawan penjajah. Di ujung lorong, pengunjung memasuki ruang pameran yang memamerkan koleksi pribadi dari beberapa pahlawan nasional diantaranya Jenderal Soedirman, Jenderal Oerip Sumoharjo, Jenderal AH Nasution dan Jenderal HM Soeharto. Beberapa koleksi pribadi Jenderal Soedirman yang dipamerkan diantaranya: tandu sederhana yang dirakit dari kursi dan diberi kayu pengangkat, jubah kebesaran, serta seperangkat meja kursi yang dahulu digunakan untuk menerima tamu.
Lorong yang Memamerkan Diorama Perang Kemerdekaan
Tandu Jenderal Soedirman
Patung Jenderal HM Soeharto
Di ruangan berikutnya, pengunjung dapat melihat koleksi tentang pangkat-pangkat tentara dan sejarah beberapa peperangan yang pernah terjadi di masa perjuangan kemerdekaan Indonesia. Diorama yang dipamerkan diantaranya adalah perang Ambarawa, Perang Medan Area, Perang Bandung Lautan Api dan Perang 10 November. Di bagian lain ruang ini dipamerkan foto-foto keterlibatan TNI sebagai pasukan perdamaian dunia yang bertugas di berbagai negara diantaranya Timur Tengah, Kongo, Kamboja dan Vietnam. Disamping ruang pameran ini terdapat ruang koleksi bintang jasa yang diberikan kepada para pahlawan. Di ruang khusus ini juga dipamerkan foto-foto para pimpinan TNI dari masa-ke masa.
Diorama Palagan Ambarawa

Koleksi Foto Penugasan TNI sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian

Beralih ke lantai dasar, terdapat koleksi senjata yang digunakan para pejuang dalam pergerakan perjuangan merebut kemerdekaan. Ada peluncur mortar, pistol, pedang, senjata semi otomatis, hingga altileri berat yang menjadi koleksi di museum ini. Memasuki areal ini akan membawa kita menyelami masa-masa perjuangan dimana para pahlawan tidak mempunyai persenjataan yang lengkap bahkan sederhana untuk menghadapi penjajah yang sudah dididik dengan pendidikan dasar militer yang memadai serta dilengkapi dengan persenjataan yang jauh lebih canggih. Namun demikian, hal ini tidak menyurutkan para pahlawan dalam usaha merebut kemerdekaan dari jajahan bangsa asing.
Koleksi Senjata Museum Satria Mandala

Koleksi Artileri di Museum Satria Mandala

Masih dalam ruang senjata ini, dipamerkan pula miniatur kapal perang yang dimiliki oleh TNI. Miniatur KRI Irian, KRI Fatahillah, serta KRI Cakra merupakan koleksi yang akan membuat kagum para pengunjung. Kapal perang yang dijadikan miniatur ini turut serta dalam upaya mempertahankan kemerdekaan RI dari rongrongan penjajah. Satu hal lagi yang menarik disini adalah koleksi torpedo yang super besar. Ukuran torpedo ini luar biasa besar dan berat.
Koleksi Torpedo Berukuran Jumbo
Koleksi torpedo di museum ini rupanya menjadi koleksi terakhir dari bagian indoor museum. Selanjutnya pengunjung dapat melihat koleksi yang dipamerkan di ruang terbuka. Koleksi pertama yang dapat disaksikan adalah kendaraan sedan, panser dan ambulan. Masing-masing koleksi mempunyai sejarah tersendiri, sebagai contoh, sedan yang dipamerkan merupakan kendaraan yang dipakai Jenderal M Yusuf pada saat bertugas di Sulawesi Selatan. Mobil tersebut dihadang dan ditembaki oleh gerombolan pengacau. Untungnya Jenderal M Yusuf selamat dalam peristiwa tersebut. Bekas tembakan masih dapat dilihat pada sisi kanan dan kiri mobil tersebut.
Mobil yang Mengangkut Jenderal M Yusuf saat Diserbu Pengacau Keamanan
Di areal lain, museum ini menyimpan koleksi berbagai macam pesawat yang pernah digunakan pada masa perjuangan. Salah satu koleksi yang sangat berharga adalah pesawat Seulawah yang bernomor RI001. Pesawat ini merupakan sumbangan dari warga Aceh dalam membantu perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Koleksi pesawat lain yang disimpan di museum ini adalah p-51 Mustang. Pesawat legendaris buatan Amerika ini terlihat cukup mencolok karena desain depan pesawat ini yang menyerupai hiu yang sedang menyeringai.
RI001 Seulawah

P-51 Mustang koleksi Museum Satria Mandala

Helikopter Koleksi Museum Satria Mandala
Tidak hanya pesawat, museum ini juga memamerkan koleksi berupa helikopter MI-4 buatan Rusia. Pesawat ini turut serta dalam beberapa operasi TNI diantaranya penumpasan pemberontakan DI/TII, operasi Dwikora dan pemberantasan PKI.
Koleksi Kendaraan Tempur Lapis Baja
Salah satu senjata yang sangat penting pada saat operasi militer adalah kendaraan lapis baja berupa panser maupun tank. Museum ini menyimpan koleksi kendaraan tempur tersebut di salah satu bagian outdoor. Koleksi yang dipamerkan diantaranya Tank Amphibi, Truk Lapis Baja, Panser dan Jip yang pernah dipakai oleh Jenderal Soedirman.
Mengakhiri jalan-jalan kami di Museum Satria Mandala ini, tak lupa kami mengabadikan koleksi yang dipamerkan dibagian depan dari museum ini. Ada KRI Matjan Toetoel yang terlihat kokoh, beberapa altileri berat, pesawat A-4 SkyHawk, Pesawat MIG 21 Fishbed, Radar Udara,  Helikopter Bell 204 dan Rudal SA-75.

MIG Fishbed, Rantis Brimob dan Tank M3 Stuart

Pada saat pulang, kami berpapasan dengan rombongan murid sekolah dasar yang mengunjungi museum ini. Ada ratusan anak yang menjadi peserta dalam tour ini. Mereka diangkut menggunakan 4 bus berukuran besar. Mereka terlihat begitu ceria dan suka ria mengunjungi museum ini. Beberapa dari mereka juga membawa alat tulis yang sepertinya akan dipakai untuk membuat catatan dari kunjungan ke museum ini. Satu hal yang agak membuat miris adalah, pada saat setelah turun dari bus, hal yang pertama mereka lakukan adalah menuju ke pesawat dan kapal yang dipamerkan untuk kemudian mengambil foto beramai-ramai bersama-sama. Sesi foto-foto ini memakan waktu lumayan lama sedangkan saat itu jam berkunjung di museum ini akan segera berakhir. Tidak ada yang salah dengan berfoto bersama, namun jika nantinya hal ini membuat kunjungan ke museum menjadi tidak maksimal, tentu amat disayangkan. Kunjungan ke museum akan sangat bermanfaat untuk memberikan pengetahuan tentang sejarah dan menanamkan rasa hormat kepada para pendahulu. Jika tujuan utama ini tercapai, generasi muda yang sedang belajar dan berproses ini akan dapat menjadi generasi masa depan yang menghormati dan menghargai jasa para pahlawan.
Ajarilah Mereka Sejarah Sejak Dini Agar Bangsa ini tetap Lestari

Kamis, 22 Maret 2018

Tujuan Utama yang Tercapai dan Ekspektasi yang Tak (Sepenuhnya) Terwujud


Mendapat kesempatan belajar di luar negeri merupakan anugerah luar biasa buatku. Ekspektasiku sangat tinggi pada saat sebelum berangkat melaksanakan tugas belajar. Pada awalnya aku bertekad bahwa aku tidak boleh menyia-nyiakan setiap kesempatan untuk menuntut ilmu dan mendapatkan sebanyak mungkin pengalaman.  Namun kenyataannya, ada banyak hal atau faktor yang menyebabkan ekspektasi tersebut tidak tercapai.
Self Study
Pada awalnya aku sudah mensetting jadwal harian selama masa kuliah tersebut. Dalam jadwal yang aku susun, setiap hari aku harus baca minimal satu artikel berbahasa Inggris. Selain itu aku harus menulis resume atau artikel singkat tentang apa yang telah aku baca atau pelajari. Selain itu aku juga menjadwalkan diri untuk belajar berbicara dalam bahasa inggris di depan cermin. Semua jadwal itu aku rencanakan sedemikian rupa dengan memperhitungkan alokasi waktu untuk menggunakan media sosial, bersosialisasi, memasak, olah raga, dan nonton youtube. Aku semakin termotivasi untuk melakukan jadwal-jadwal tersebut setelah menonton video tentang tips belajar ala mahasiswa Oxford. Di video itu, si mahasiswa merincikan jadwal hariannya untuk menjadi seorang mahasiswa super.
Jangan Ditiru. Efektif Sih, Cuman Bikin Sakit
Dalam perjalanannya, harapan tinggal harapan. Rasa malas dan godaan internet kenceng justru membuat aku perlahan melupakan semua ekspektasi dan jadwal yang sudah aku buat sendiri. Setiap malam lebih banyak aku habiskan untuk nonton video youtube. Dari pertarungan UFC, video klip, hingga prank menjadi santapan setiap kali menatap laptop. Hal ini diperparah dengan slogan "masih ada hari esok", slogan yang aku terapkan namun untuk menjustifikasi hal yang salah.
Sebagai akibat dari rasa malas, aku terpaksa harus beberapa kali lembur keras untuk menyelesaikan tugas kuliah. Lembur yang beberapa kali membuat badanku meriang, karena deadline yang semakin dekat dan tugas yang belum selesai sehingga badan harus diforsir untuk menyelesaikannya.
Di semester II aku merubah pola belajarku. Karena aku sadar bahwa bekerja mendekati deadline tidak akan efektif, aku mulai mempersiapkan diri jauh-jauh hari dalam mengerjakan tugas kuliah. Aku memenej waktu sesuai dengan kemampuanku dan membuat deadline pribadi. Alhamdulillah semester II dapat aku lalui dengan lebih baik.
Jangan Lupa Peregangan
Semester II merupakan semester yang sangat berat, karena untuk memulai berkonsentrasi lagi setelah adanya liburan panjang butuh tekad yang luar biasa. Mindset liburan yang penuh dengan suka-suka dan jalan-jalan harus segera diganti dengan situasi belajar yang penuh dengan konsentrasi.
Di semester II aku membagi saat-saat untuk belajar dan saat-saat untuk liburan. Pada saat belajar atau mengerjakan tugas, aku berusaha untuk konsentrasi full pada materi yang aku pelajari. Dan sebaliknya, pada saat liburan, aku berusaha untuk menikmati liburanku dengan sepenuhnya. Alhamdulillah, pada akhirnya tugas dapat dikerjakan, kuliah dapat diselesaikan dan liburan dapat dinikmati dengan puas.
Tujuan Utama Tercapai, Ekspektasi Tidak (Sepenuhnya) Terwujud
Sebagai penutup, kita seringkali berangan-angan terlalu tinggi. Akan melakukan ini dan itu namun segera menyerah dikala menemui kendala. Satu hal yang perlu ditegaskan disini, peneguhan diri pada komitmen memerlukan kesungguhan dan keseriusan dalam usaha untuk mewujudkannya. Kendala pasti akan muncul, namun disitulah seharusnya kita berusaha mencari jalan keluarnya, bukan justru menghindarinya dengan cara meninggalkannya sama sekali.

Royal Air Force Museum London


Negeri sang Ratu, Britania Raya, menawarkan banyak sekali museum untuk dikunjungi. Kebanyakan museum ini free admission alias gratis. Salah satu museum yang aku kunjungi saat menempuh Pendidikan di UK adalah Royal Air Force Museum London. Museum ini adalah salah satu museum yang menyimpan koleksi pesawat udara yang digunakan di medan perang maupun operasi militer. Museum ini juga menyimpan koleksi piagam, medali, mesin hingga amunisi yang bernilai historis tinggi. Selain di London, ada beberapa museum sejenis yang tersebar di beberapa lokasi.

the Museum Main Gate
Supermarine Spitfire F24
P-47D Thunderbolt II
Hawker Hurricane 1 dan Messersscmitt Bf 109E-3
Avro Lancaster


BAC Jet Provost T5A dan Avro Bristol
Lokasi RAF Museum London terletak di sisi utara London. Untuk menjangkau museum ini dari pusat kota London, kita bisa menggunakan tube atau kereta bawaj tanah. Stasiun tube paling dekat dari sini adalah Collindale. Dari stasiun ini lokasi museum dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Museum ini didirikan oleh Ratu Elizabeth II pada 15 November 1972. Saat ini koleksinya mencapai lebih dari 100 pesawat berbagai ukuran.

Museum ini menyediakan berbagai macam fasilitas diantaranya, ruang pameran, galeri sejarah, foodcourt, toilet gratis, dan 4D Theater. Di museum ini juga terdapat beberapa hangar untuk menampung sebagian besar koleksinya. Di hangar utama, aku langsung dibuat takjub dengan ukurannya yang luas dan banyaknya koleksi yang dipamerkan.
Di depan Avro Lancaster
Royal Aircraft Factory R.E.8

Di dalam museum ini, pesawat dengan berbagai macam jenis, ukuran dan tahun pembuatan diatur sedemikian rupa membuat setiap pengunjung merasa betah berada didalamnya. Setiap koleksi pesawat selalu dilengkapi dengan papan informasi yang menjelaskan sejarah pesawat yang dipamerkan. Namun karena koleksi yang sangat banyak dan waktu yang sedikit menjadikan aku tidak bisa membaca semua papan informasi tersebut. Namun demikian, ada beberapa koleksi yang membuat aku terkesima, pertama pesawat jenis spitfire. Pesawat berukuran ramping ini menjadi pesawat legendaris yang terlibat pertempuran melawan armada tempur lawan. Pesawat kedua adalah Avro Lancaster B.I. Melihat dari dekat pesawat ini sungguh membuatku terbayang dengan nyata bagaimana perang berlangsung pada masa perang dahulu. Pesawat ini dibuat sedemikian rupa untuk dapat memuat banyak penembak dan amunisi.

Lebih lanjut, museum ini juga menyimpan koleksi pesawat tempur jenis terbaru yakni pesawat jet canggih. Pengunjung juga dapat mengamati kokpit pesawat jet ini, karena disediakan tangga khusus untuk pengunjung.
McDonnel Douglas Phantom FGR2
Di bagian lain museum ini terdapat koleksi helicopter berbagai ukuran. Satu koleksi yang membuat aku penasaran adalah helicopter yang awalnya aku kira jenis Chinook. Helicopter ini berukuran besar dan panjang. Bentuknya unik karena mempunyai dua rotor di masing-masing  ujungnya. Baling-balingnya juga sangat panjang. Ternyata helicopter ini adalah Westland Belvedere HC1. Untungnya rasa penasaranku terhadap Chinook terbayarkan dengan adanya diorama interior Chinook, baik dari kokpit hingga bagian dalamnya. 
Westland Belvedere HC1

Aku juga berkesempatan mencoba simulator 4D theatre. Dengan membayar £5, aku menguji adrenalin dengan mencoba wahana canggih ini. Disini pengunjung akan merasakan serunya menjadi pilot pesawat tempur. Setiap pengunjung memakai kacamata khusus sehingga tampilan layar monitor terlihat nyata. Selain tampilan canggih dari layar monitor, kursi dalam teater ini akan bergerak mengikuti tampilan layar. Aksi di dalam simulator ini memakan waktu kurang lebih 12 menit dan berakhir dengan kemenangan kita dalam peperangan.
Diorama


Pada saat aku mengunjungi museum ini, kebetulan ada kunjungan siswa sebuah primary school ke museum ini. Wajah mereka terlihat antusias dengan rasa penasaran mereka akan berbagai jenis pesawat yang ada. Selain melihat dari dekat barang-barang bersejarah, mereka juga mencatat informasi yang mereka dapat di buku catatan mereka. Aktivitas mengunjungi museum ini sangat baik untuk para siswa agar mereka dapat mengenal dan belajar dari sejarah. Melihat langsung dengan melihat dari gambar tentu saja suasananya berbeda. Dengan melihat langsung benda-benda bersejarah mereka dapat memperoleh gambaran yang lebih lengkap bagaimana ukuran, jenis dan bentuk pesawat yang telah membebaskan mereka dari ancaman musuh di masa lalu. Mereka juga terlihat tertib dengan tidak melewati garis batas yang diberikan oleh pihak museum. Siswa-siswa ini juga berlaku sopan selama di museum, tidak berlarian atau teriak-teriak sebagaimana umumnya kebiasaan anak seusia mereka. Hal ini yang menurutku perlu diajarkan kepada siswa-siswa di negeri kita. Generasi muda perlu dididik agar menjadi pribadi yang menghormati dan menghargai jasa pendahulu, karakter menghargai orang lain dan karakter-karakter membangun lainnya. Dengan pendidikan karakter sejak dini, diharapkan di masa depan, generasi muda ini dapat membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik.

Rabu, 24 Januari 2018

Konektivitas Nottingham dengan Kota-Kota Lain di UK

Nottingham merupakan sebuah kota yang terletak di kawasan East Midlands UK. Kota ini cukup strategis karena berlokasi di tengah-tengah UK. Dari kota ini, kota-kota besar lain seperti London dan Manchester dapat ditempuh dengan jarak dan waktu yang relatif sama. Untuk konektivitas dengan kota-kota lain di UK ada beberapa pilihan sarana transportasi yang bisa digunakan di antaranya, coach, mobil rental, kereta, maupun pesawat terbang.
Nottingham Train Station

Untuk rental mobil, ada salah satu penyedia jasa yang rekomended yakni Europcar. Di Nottingham, basecamp jasa rental ini terletak di Broadmarsh Parking Centre di dekat Nottingham Station. Keunggulan jasa rental ini adalah lokasinya yang strategis dan mudah dijangkau serta harganya yang relatif murah. Kualitas mobil rental juga sangat prima. Kondisinya masih bagus dengan tangki bahan bakar yang sudah terisi full. Yang menggembirakan, Surat Ijin Mengemudi yang dikeluarkan oleh Kepolisian Indonesia juga berlaku di Indonesia. Hal ini memudahkan bagi rekan-rekan pelajar Indonesia yang akan menyewa mobil. Tidak peduli itu SIM A atau SIM C, asal masih berlaku, maka SIM tersebut dapat digunakan sebagai salah satu syarat untuk dapat menyewa mobil. Mungkin beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat menyewa mobil di UK adalah adanya biaya asuransi yang harus dibayar oleh penyewa. Asuransi ini diperlukan untuk melindungi penyewa dan rental mobil jika terjadi sesuatu terhadap kendaraan yang disewa. Selain itu, apabila penyewa mobil melanggar peraturan lalu lintas, maka tagihan akan langsung mengarah ke penyewa. Hal ini sudah tertuang dalam perjanjian rental mobil. Sebagai tambahan, polisi lalu lintas UK sudah melengkapi bukti-bukti sebelum menjatuhkan denda atas pelanggaran lalu lintas yang dilakukan penyewa mobil rental.
Proses Administrasi untuk Menyewa Mobil
Salah satu Mobil yang Direntalkan (Excluded the Model)


Alternatif kedua adalah menggunakan Bus atau Coach. Bus berukuran panjang ini melayani berbagai macam tujuan seantero UK. Provider coach di UK diantaranya, National Express, Megabus dan Snap. National Express merupakan penyedia layanan terbesar dan terlengkap di UK. Provider ini melayani segala jurusan baik yang langsung maupun yang melalui transit. Tarif coach ini relatif lebih mahal, namun demikian pelanggannya sangat banyak karena layanannya yang lengkap. Coach kedua adalah Megabus. Layanan coach ini tidak sebanyak National Express. Hanya kota-kota utama yang dilalui oleh coach ini. Jikapun ingin menggunakan coah ini untuk menuju ke kota-kota yang lebih kecil, maka waktu yang dibutuhkan akan semakin panjang, karena harus transit dulu ke kota utama sebelum melanjutkan ke kota tujuan. Coach ketiga adalah Snap. Provider ini adalah yang paling tidak jelas diantara provider lain. Provider ini tidak mempunyai armada bus sendiri. Bus yang dipakai merupakan bus rental. Coach ini juga tidak mempunyai jadwal pasti yang rutin untuk memberangkatkan penumpang. Satu-satunya alasan yang menjadi faktor penumpang menggunakan provider ini adalah karena tarifnya yang murah.

Broadmarsh Bus Station before the Demolition

National Express Jurusan London Nottingham via Leicester
Megabus (by Green Traveller)
Alternatif ketiga adalah kereta api. Jalur kereta api di UK sudah terkoneksi ke segala penjuru pulau. Jadwal keberangkatannya pun cukup banyak dan jarak waktunya tidak terlalu lama. Penyedia jasa kereta api di wilayah Nottingham diantaranya East Midlands Train dan Virgins Transportation. Kereta East Midlands terlihat dari bentuk dan corak warna gerbong keretanya yang ramai. Sedangkan gerbong virgins train terlihat lebih elegan dan mewah. Perjalanan dengan menggunakan kereta di wilayah UK menawarkan kenyamanan dan menyajikan pemandangan yang indah. Hamparan padang rumput dan pegunungan mengiringi setiap perjalanan dari Nottingham kemanapun arah tujuan. Namun demikian, tiket kereta api di UK terkenal sangat mahal. Calon penumpang harus membeli tiket jauh-jauh hari untuk mendapatkan tiket promo atau yang lebih murah. Jika melakukan pembelian tiket mendekati hari keberangkatan, dipastikan akan menemui harga tiket yang sangat mahal.
Corak Khas East Midlands Train
Alternatif terakhir adalah menggunakan pesawat terbang. Tidak jauh dari pusat kota Nottingham, terdapat sebuah bandara yang melayani penerbangan lokal dan internasional. Beberapa tujuan yang dapat dicapai dari bandara ini diantaranya Glasgow di Skotlandia, Belfast di Irlandia Utara, Amsterdam di Belanda, Krakow di Polandia, Brno di Ceko, Linz di Austria, Venezia di Italia dan Fez di Maroko. Bandara ini dapat ditempuh dengan menggunakan bus kota dan menempuh waktu sekitar 55 menit. Di bandingkan dengan Bandara Stansted London, tarif pesawat dari bandara east midlands memang lebih mahal, namun bandara ini menawarkan efisiensi waktu karena jaraknya yang dekat.
Flybe Air Ready to Fly from East Midlands Airport Nottingham

Sebagai penutup, sarana transportasi masal di UK sudah sangat maju. Semua tujuan sudah terkoneksi dengan berbagai jenis sarana transportasi. Selain itu jalur yang digunakan, baik jalan raya dan rel serta bandara, sudah tersedia dengan kualitas yang prima. Dengan penataan yang baik dan ketepatan jadwal yang terjamin serta keamanan dan kenyamanan yang prima, maka masyarakat akan memilih menggunakan kendaraan umum. Hal inilah yang perlu diperhatikan pemerintah Indonesia untuk mendorong warganya agar nantinya beralih menggunakan sarana transportasi masal dibandingkan dengnan menggunakan sarana transportasi pribadi. Untuk saat ini saya hanya bisa berkontribusi dengan mendoakan agar hal itu dapat segera terwujud.

Sarana Transportasi Massal di Nottingham

Sebagaimana kota-kota di UK, Nottingham mempunyai jaringan sarana transportasi yang handal. Semua area pemukiman di Nottingham terhubung dengan jalur transportasi umum baik berupa bus, tram, taksi dan online taksi. Bus kota di Nottingham mengcover semua area pusat perbelanjaan dan pemukiman. Provider yang melayani penumpang di wilayah Nottingham antara lain: Y5, Nottingham City Transport dan Trent Barton. Tarif bus kota tersebut rata-rata 2 pound untuk sekali jalan. Di sisi lain, mahasiswa di Nottingham mendapatkan keistimewaaan berupa potongan harga sebesar 50% dari harga normal.
Nottingham Tram yang Elegan dan Futuristik

Bus kota di Nottingham mempunyai warna-warni yang beraneka ragam sesuai dengan jurusan yang dilalui. Sebagai contoh, NCT 34 atau Orange Bus yang melayani rute Nottingham University Park ke City Centre pulang pergi dan Indigo bus yang melayani jalur Derby Nottingham. Selain itu, bus kota di Nottingham baik yang tingkat maupun yang single deck didesain sedemikian rupa sehingga ramah bagi penyandang disabilitas. Selain itu bus-bus kota juga sudah dilengkapi dengan wi-fi gratis dan kursi prioritas untuk manula, penyandang disabilitas dan ibu hamil.
Salah Satu Bus Milik Provider NCT dengan Rute Clifton-City Centre

Indigo Bus (by Jason 97030)

NCT Orange Line (by Beeston Week)

Nottingham juga mempunyai jalur tram yang melayani tiga ujung berbeda di kota Nottingham. Provider jasa pelayanan tram di Nottingham adalah Nottingham Express Transportation yang juga bekerja sama dengan Trent Barton. Keunggulan dari jasa ini adalah jangkauannya yang cukup jauh, sehingga dapat menghemat pengeluaran untuk biaya transportasi. Tampilan dari kereta ini sangat elegan dan mewah. Tram yang didominasi warna hijau ini juga mengesankan tampilan yang futuristik. Selalu menyenangkan melihat tram ini ketika melintas di atas jalurnya.
Tram Melintasi Quen Medical Centre Tram Stop

Taksi merupakan sarana transportasi umum yang masih eksis di Nottingham. Kebanyakan pengemudi taksi-taksi di Nottingham adalah warga UK keturunan India, Pakistan atau Bangladesh. Tampilan taksi di Nottingham cukup unik namun fungsional karena dapat memuat banyak penumpang atau barang. Dengan majunya sarana transportasi di UK, kebanyakan penumpang lebih memilih kendaraan umum masal. Hal ini menyebabkan di beberapa titik di pusat kota Nottingham terlihat antrian panjang taksi yang menunggu penumpang. Hal ini diperparah dengan beroperasinya layanan taksi online yang lebih murah dan responsif. Jika hal ini berlangsung terus, taksi-taksi di Nottingham akan hanya tinggal kenangan.
Tampilan Unik Taksi di Nottingham

Antrian Panjang Taksi Menunggu Penumpang

Sebagai penutup, jaringan transportasi masal di Nottingham sangat memanjakan warga dan pendatang di kota yang tenang ini. Mobilisasi warga yang tinggal di kota ini sangat terbantu oleh layanan yang memuaskan dari para provider layanan. Pengutamaan terhadap layanan publik lebih dominan terlihat daripada persaingan bisnis yang mengutamakan kepentingan semata. Hal ini terlihat dari seringnya bus kota yang hanya membawa sedikit penumpang. Jika yang dikejar hanyalah keuntungan, maka pihak provider bus kota mungkin akan menghapus rute atau merubah jadwal bus yang non-profitable. Semoga semangat melayani semacam ini dapat diterapkan oleh penyedia jasa di Indonesia dan semoga juga, pemerintah mempunyai solusi jitu dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan publik di bidang angkutan transportasi masal.

Rabu, 03 Januari 2018

Geliat Aktifitas Keislaman di the University of Nottingham

Masa-masa studi saya di UK tidak hanya dihabiskan untuk mempelajari materi kuliah yang lebih banyak berbicara tentang teori. Ada beberapa hal menarik yang perlu diabadikan dalam bentuk tulisan agar tidak mudah terlupakan. Salah satunya adalah tentang geliat komunitas dan aktifitas keislaman di dunia kampus, khususnya di University of Nottingham.
Suasana Penyelenggaraan Sholat Iedul Fitri di Sport Centre Jubilee Campus UoN

Sebelum membahas tentang aktifitas keislaman di kampus,  ada satu hal yang ingin saya ketengahkan terlebih dahulu, yakni terkait jumlah pemeluk Islam di Nottingham. Berdasarkan sensus tahun 2011, hampir 10% penduduk Nottingham beragama Islam (Nottingham City Council). Hal ini merupakan kondisi yang patut disyukuri, karena jumlah pemeluk Islam di UK semakin bertambah banyak. Kebanyakan pemeluk Islam di kota ini merupakan warga keturunan baik dari jazirah Arab maupun benua Afrika. 
Masjid Terpopuler di Nottingham
Salah satu pusat komunitas muslim di Nottingham adalah di kawasan Hyson Green. Di kawasan ini banyak bermukim warga muslim yang dapat dari banyaknya pria dan wanita yang menggunakan atribut pakaian muslim. Di kawasan ini juga terdapat salah satu masjid yang populer di Nottingham yakni Masjid Umar. Selain itu Hyson Green juga terkenal dengan banyaknya toko-toko yang menjual kebutuhan  pokok berupa makanan yang sudah bersertifikat halal. Mulai dari bumbu, daging, sosis, dan berbagai produk olahan lainnya. Selain itu juga banyak restoran cepat saji yang menyajikan menu halal diantaranya kebab dan ayam goreng.
Perempatan Hyson Green
Beralih ke pembahasan tentang geliat aktifitas keislaman di dalam kampus, ada beberapa hal yang menjadi catatan saya. Pertama, pihak the University of Nottingham membuka kesempatan seluas-luasnya bagi kaum muslimin baik mahasiswa maupun warga sekitar untuk menggunakan fasilitas kampus sebagai tempat melaksanakan ibadah. Di dua kampus utama universitas ini disediakan ruangan yang difungsikan sebagai masjid yang menyelenggarakan ibadah sholat mulai dari dhuhur sampai isya. Selain itu, kedua masjid ini juga digunakan sebagai lokasi sholat jumat bila saatnya sayyidul ayyam tiba. Kedua masjid ini sudah dilengkapi seperangkat sound system yang memadai serta penghangat ruangan dan kipas angin serta fasilitas pendukung lain berupa tempat wudhu yang representatif.
Sesaat Sebelum Khutbah Jumat di Mulai
Pada saat bulan Ramadhan tiba, komunitas muslim mendapatkan perlakuan istimewa. Pihak kampus memberikan ijin bagi student union untuk menyelenggarakan buka bersama, sholat maghrib berjamaah, Tarawih berjamaah, qiyamul lail, hingga Sahur bersama untuk kemudian diakhiri dengan sholat berjamaah. Kegiatan ini diikuti oleh komunitas muslim di sekitar kampus baik pelajar maupun muqimin. Kegiatan ini dilaksanakan setiap malam hari pada weekdays sepanjang bulan Ramadhan.  Yang patut diacungi jempol dalam penyelenggaran kegiatan ini adalah kerja keras gigih dari pelajar-pelajar Indonesia dalam mengorganisir baik dari tempat, makanan, peralatan pendukung, hingga perijinan. Mereka bekerja tanpa kenal lelah dengan tanpa mengharap imbalan apapun kecuali kepuasan para jamaah dan Ridlo Allah SWT. Salut.
Buka Bersama di Kampus

Setelah Sholat Berjamaah di Bulan Ramadhan

Ketika bulan Ramadhan berakhir dan Bulan Syawal menyapa, pihak kampus mengijinkan komunitas muslim Nottingham untuk melaksanakan sholat Iedul Fitri bersama di salah satu sport centre milik kampus. Gedung yang relatif besar ini penuh sesak menampung para jamaah yang berasal dari berbagai ras dan bangsa.  Dengan banyaknya jamaah yang hadir, terlihat keanekaragaman yang dipunyai oleh umat Islam di Nottingham. Keanekaragaman ras, bahasa, budaya dan yang paling terlihat aneka ragam busana membuat pelaksanaan Sholat Iedul Fitri di Nottingham menjadi semarak. Tidak cukup sampai disitu, beberapa hari setelah pelaksanaan Sholat Iedul Fitri, Student Union juga menyelenggarakan perayaan Iedul Fitri yang diikuti oleh komunitas muslim di Nottingham. Ijin dari pihak kampus ini patut disyukuri, karena masjid yang ada di area Nottingham tidak sanggup memfasilitasi jumlah jamaah yang ada sehingga harus menyelenggarakan sholat Ied dalam dua sesi. Berangkat dari hal tersebut, selayaknya kita berdoa agar Ijin dari kampus dan semarak peringatan hari besar Islam di University of Nottingham semoga dapat berlangsung seterusnya.

Iedul Fitri Bersama Komunitas Muslim dari Berbagai Negara
Komunitas Muslim Indonesia setelah Melaksanakan Sholat Iedul Adha

Selain ibadah sholat, masjid di University Park -salah satu diantara kampus yang dilengkapi fasilitas masjid- juga menyelenggarakan pengajian Al-Quran. Pengajian yang dilaksanakan setiap hari jumat ini diikuti oleh para mahasiswa dari berbagai negara diantaranya Libya, Bangladesh, Malaysia, Indonesia dan beberapa negara Afrika. Adapun pengajar dalam pengajian ini adalah Syaikh Syaban Khaleed yang berasal dari Libya. Dalam pengajian ini, bacaan murid ditashih oleh sang ustadz dan setelah itu murid berusaha menghafalkan bacaan yang telah ditashih.
Pengajian Al-Quran di Portland Building
Kedua, pihak kampus juga mengakomodir adanya student union yang mewadahi komunitas mahasiswa muslim untuk berorganisasi di dalam kampus. Salah satu wujud nyata manfaat dari adanya student union muslim ini adalah terkumpulnya sumbangan dari para donatur yang jumlahnya sangat besar sehingga mendapat apresiasi tinggi dari pihak kampus. Student Union juga menjadi alat penghubung agar pelajar muslim dapat menyuarakan aspirasinya kepada pihak kampus.
Geng Anak Sholeh (Made in Indonesia) di Nottingham 
Ketiga, toleransi dan penghormatan yang sangat tinggi dari pihak kampus kepada pemeluk keyakinan tertentu. Dalam beberapa kali kesempatan kuliah yang dilaksanakan bertepatan dengan pelaksanaan ibadah sholat jumat, dosen saya menawarkan kepada para mahasiswanya untuk beribadah. Dia mengijinkan mahasiswa muslim untuk meninggalkan kelasnya untuk sementara selama ibadah sholat jumat berlangsung. Hal ini merupakan penghormatan luar biasa dari kalangan pendidik di kampus ini bagi para mahasiswanya yang mempunyai keyakinan tertentu.

Sebagai penutup, semoga tulisan ini dapat menjadi penambah wawasan kita akan kondisi saudara seiman kita di tanah Britannia. Selain itu semoga tulisan ini dapat membuat kita bersyukur dapat hidup di negara dimana kita menjadi mayoritas tanpa pernah merasa khawatir mendapat intimidasi dari pihak manapun. Namun demikian, kita perlu mengkoreksi diri apakah sebagai mayoritas kita sudah mengayomi dan menghormati hak-hak minoritas. Jangan sampai keberadaan kita sebagai mayoritas justru merupakan ancaman bagi orang lain yang dianggap minoritas.

Penuh Rasa Syukur di Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Alhamdulillah, Maha Besar Allah dengan segala kuasanya. Saya sangat bersyukur diberi kesempatan untuk bisa secara langsung menunaika...